Berapa persen armada Anda yang benar-benar produktif setiap hari?
Rata-rata utilisasi armada logistik Indonesia ada di 55–65%. Perusahaan terbaik mencapai 80%+. Perbedaannya bukan di jumlah kendaraan.
Mendefinisikan utilisasi armada dengan benar
Utilisasi armada sering diukur hanya dari apakah kendaraan keluar atau tidak hari ini. Tapi definisi yang lebih berguna adalah: berapa persen kapasitas kendaraan (berat dan volume) yang terisi per trip?
Kendaraan yang keluar tapi hanya terisi 30% kapasitasnya sebenarnya sedang membuang 70% potensinya setiap trip.
Tiga penyebab utilisasi rendah
Dispatching yang tidak optimal adalah penyebab terbesar. Ketika dispatcher harus mengisi order ke kendaraan secara manual tanpa informasi kapasitas real-time, mereka cenderung underfill untuk menghindari risiko overload.
Rute yang tidak efisien membuang waktu yang bisa digunakan untuk trip tambahan. Driver yang menghabiskan 40% waktunya di jalan karena rute yang tidak teroptimasi bisa mengambil 20-30% lebih banyak order dengan rute yang lebih baik.
Waktu idle antara trip sering tidak termonitor. Berapa lama rata-rata driver menunggu loading di gudang? Berapa lama menunggu konfirmasi dispatch untuk trip berikutnya?
Langkah pertama: ukur dulu
Anda tidak bisa mengoptimalkan apa yang tidak Anda ukur. Mulai dengan melacak tiga angka sederhana: kapasitas rata-rata per trip (berat terisi / kapasitas maksimum), jumlah trip per kendaraan per hari, dan waktu idle rata-rata antar trip.
Dari tiga angka ini saja, Anda biasanya bisa langsung melihat di mana bottleneck terbesar ada.
